Rumah Tangga Anti Stres: Keluarga KeSaTriA Sukses Kelola Emosi

Buku yang akan saya review kali ini adalah Rumah Tangga Anti Stres. Buah karya dari tim Keluarga Sadar Jiwa

Pandemi Meningkatkan Stres

Buku Rumah Tangga Anti Stres yang saya review ini terbit pada akhir bulan Oktober 2021. Pada saat itu dunia mengalami pandemi yang telah berlangsung selama kurang lebih satu setengah tahun. Tahun-tahun penuh kecemasan, kekhawatiran, penuh duka mendalam, serta harapan atas terkabulnya doa-doa baik. Tahun-tahun dimana kita semua dituntut untuk bisa beradaptasi sebaik mungkin dalam menyikapi perubahan-perubahan yang begitu cepat dalam segala aspek kehidupan.

Buku Rumah Tangga Anti Stres Pustaka RMA

Seperti yang semua orang alami, kecemasan kian meningkat dari waktu ke waktu. Siang dan malam seakan dilingkupi rasa khawatir, rasa takut kehilangan, dan ketidaksiapan menghadapi hal-hal yang ada di luar ekspektasi.

Meskipun hampir seluruh kantor menerapkan sistem kerja dari rumah atau work from home, nyatanya hal ini tidak mampu meredam kecemasan yang terjadi. Bahkan jam kerja yang tidak berbatas waktu justru membuat level Stres kian meningkat.

Menurut saya buku dari keluarga sadar jiwa ini hadir di momen yang sangat tepat. Apalagi masalah yang diangkat yaitu masalah kesehatan jiwa, masih tergolong tema yang jarang diangkat khususnya di Indonesia. Memang cukup banyak buku motivasi dan psikologi yang bisa kita nikmati. Namun, Rumah Tangga Anti Stres merupakan paket komplit yang membahas kesehatan jiwa keluarga.

Mamak Bapak KeSaTriA

Rumah Tangga Anti Stres terdiri dari tiga buku, yaitu buku utama dan dua buku jurnal untuk mamak dan juga bapak. Ketiganya tersajikan dengan visual yang sangat menarik. Pada masa pre launching, buku ini bisa kita beli dengan harga yang sangat terjangkau yaitu sembilan puluh delapan ribu rupiah saja untuk tiga buku. Harga yang sangat terjangkau untuk kualitas buku seperti ini.

Dalam satu sesi live bersama penulis, saya sempat menanyakan hal ini. Berdasarkan hitung-hitungan saya, paket buku ini terlalu murah sedangkan penerbit membagi marjin kepada tim penulis dan tim penjualan. Berdasarkan info yang saya terima, pihak penerbit Pustaka RMA memberikan harga ini sebagai hadiah kepada keluarga-keluarga Indonesia demi mendukung terciptanya keluarga-keluarga Indonesia yang bebas Stres. Barakallah, semoga jadi pemberat amal kebaikan untuk seluruh tim Pustaka RMA.

Kita kembali lagi pada pembahasan tentang buku ini ya…

Pada buku utama akan dibahas tentang konsep serta kiat-kiat apa saja yang dilakukan untuk membentuk keluarga tangguh, keluarga yang sadar tentang emosinya dan mampu mengelola emosi dengan baik. Nah di buku utama ini banyak terdapat kutipan-kutipan menarik tentang kesehatan jiwa keluarga

Jurnal Mamak KeSaTriA Buku Rumah Tangga Anti Stres Pustaka RMA

Untuk membantu proses healing, tim penulis menyediakan jurnal KeSaTriA mamak anti Stres dan bapak anti Stres untuk suami dan istri.  KeSaTriA sendiri merupakan akronim dari Kenali, Sadari, Terima dan Kelola. KeSaTriA adalah konsep dalam manajemen emosi yang diadaptasi dari tahapan manajemen emosi yang dirumuskan oleh seorang Psikolog bernama Bracket.

Rumah Tangga Anti Stres Ciptakan Keluarga Tangguh

Alasan mengapa keluarga sadar jiwa memfokuskan pembahasan buku ini pada kesehatan mental suami dan istri, adalah karena suami dan istri merupakan ujung tombak dari keluarga. Suami dan istri adalah pemegang peranan penting dalam menentukan kebahagiaan keluarga.

Suami Istri ibarat satu tubuh. Sebagai pasangan, kesehatan mental salah satu dari suami atau istri akan sangat berkaitan dengan psikologis pasangannya. Tak jarang kita temui istri yang gundah gulana ketika suami sedang menghadapi masalah berat yang membuat emosinya kurang stabil. Begitupun dengan suami, banyak suami yang tak tahu harus berbuat apa ketika jiwa istri sedang terguncang, atau ketika ada yang mengganggu pikiran serta menyulut emosinya.

Jurnal Bapak KeSaTriA Buku Rumah Tangga Anti Stres Pustaka RMA

Saat membeli buku ini saya berpikir akan mudah untuk memberikannya kepada suami. Tapi kenyataannya memang tidak semudah itu. Topik kesehatan mental mungkin mash danggap pembahasan yang tabu atau kurang penting. Maka tak heran jika suami belum tergerak untuk membaca buku ini dan juga mengisi jurnal kesatria bapak anti Stres.

Jika Ayah atau Bunda menghadapi permasalahan yang sama, maka jangan berputus asa. Dalam kondisi seperti ini kita perlu untuk menciptakan suasana yang positif dan kemudian sebagai bonusnya orang-orang di sekitar kita akan ikut dalam suasana yang kita ciptakan. Maka tim penulis Rumah Tangga Anti Stres menyediakan challenge yang bisa kita lakukan selama 52 pekan atau satu tahun. Harapannya ketika kita konsisten menjalankan challenge, maka kesehatan jiwa kita akan lebih baik dari waktu ke waktu, dan ini akan menjadi energi positif bagi keluarga dan lingkungan untuk membentuk lingkungan tangguh yang sadar serta mampu mengelola emosi dengan baik.

Penutup

Saya sangat merekomendasikan Ayah dan Bunda untuk membaca buku Rumah Tangga Anti Stres dari Pustaka RMA ini. Tak hanya untuk yang berkeluarga, buku ini juga sangat layak untuk dibaca oleh mereka yang masih lajang. Dengan menerapkan ilmu-ilmu yang ada dalam buku ini serta konsisten dalam menjalankan challenge yang ada, insyaAllah produktifitas dan kualitas hidup kita akan meningkat dan bebas Stres. Selain itu buku ini juga bisa kita gunakan untuk membantu orang-orang terdekat dalam mengelola emosi-emosi negatifnya agar tidak terhindar dari Stres.

17 pemikiran pada “Rumah Tangga Anti Stres: Keluarga KeSaTriA Sukses Kelola Emosi”

  1. Keren, mba, ulasannya. đŸ¤—
    Saya geli sendiri ketika baca judul bukunya ada terkait ‘anti stres’, mbaa.
    Saya sndri punya teman di Bali, beneran kehidupan mereka udah hampir diujung tanduk. Ditambah kejadian tetangga yang bunuh diri krn putus asa dan hilang arah.
    Intinya memang terpulang pada diri sndri juga ya.

    Balas
  2. Salam kenal, Mbak. Kayaknya justru karena pandemi, orang-orang baru ngeh bahwa kesehatan jiwa itu penting, ya. Padahal topik yang sama udah ada dari dulu juga. Bukunya menarik banget. Terima kasih sudah berbagi ulasannya, Mbak.

    Balas
  3. paket lengkap bener ini, ada jurnal bapak, jurnal ibu dan Rumahtangga itu sendiri. Tujuannya mungkin supaya masing-masing pasangan menyadari fungsi hak dan kewajibannyanya, ya, kak. thankyou for sharing. Nice book

    Balas
  4. Meski belum berkeluarga, tapi bukunya bikin ngiler eung. Kesehatan mental dan stres memang sangat penting dikelola dalam rumah tangga supaya gak ada masalah yang melebar kesana kemari.

    Balas
  5. Buku yang menarik untuk dibaca. Setuju dengan ini : “mengenali dan mengelola emosi adalah kunci anti stress” dalam urusan antar anggota rumah. Seringkali kita bisa mengesampingkan emosi dan bersikap profesional saat berkonflik dengan rekan kerja ataupun tetangga. Giliran konflik sama suami atau anak, emosi rasanya susah banget dikendalikan. Duh.

    Balas
  6. Buat healing pasangan nggak sih bukunya?

    Tetap ya kalau urusan buku dan menulis catatan bapak-bapak tuh selalu nanti dan nanti. Soalny memang banyak yg dia kerjakan sih ya

    Balas
  7. Buat healing pasangan nggak sih bukunya?

    Tetap ya kalau urusan buku dan menulis catatan bapak-bapak tuh selalu nanti dan nanti. Soalnya memang banyak yg dia kerjakan sih ya

    Balas
  8. Keren bukunya.. cocok di baca disituasi seperti saat ini, kondisi pandemi menyebabkan pendapatan finansial menurun, langkah dibatasi, saling kunjung dibatasi.. semuanya penyebab stres.

    Balas

Tinggalkan komentar